free hit counter code

Tips Agar Tidak Lemot Saat Menyalin File Di Windows

Pengguna tentunya secara teratur mentransfer alias menyalin file dari 1 drive ke drive lain, alias dari 1 arsip ke arsip yang lain. Saat lakukan transfer file, akan diperlihatkan prediksi waktu sepanjang menyalin file, ukuran file, dan yang lainnya — apa lagi ada banyak program perangkat lunak pihak ke-3 yang bisa memaksimalkan prosesnya.

Namun tetap saja, keahlian mentransfer file sangat ditunjang pada spesifikasi PC punyamu dan kadang ada banyak pengguna yang mengeluh jika Windows 11/10 mendadak berakhir mentransfer file alias alami macet di tengah-tengah jalan.

Nah, kesempatan ini,  akan memberi beberapa panduan yang kemungkinan bisa menolong Anda memperbaiki permasalahan yang sedang Anda temui saat mentransfer file di PC Windows 11/10:

  1. Cek ukuran file
    Bila file yang Anda coba transfer memiliki ukuran besar dan spesifikasi PC Anda tidak begitu kuat, dibutuhkan beberapa waktu untuk menuntaskan hal ini. Bila Anda coba menyalin file dalam drive yang sama, maka waktu yang dibutuhkan akan semakin sedikit dibanding dengan drive yang lain . Sehingga, Anda perlu memberikan waktu bila kapasitas file terlampau besar — kami anjurkan Anda mentransfer file itu jadi beberapa bagian.
  2. Scan file memakai antivirus
    Bukanlah mustahil file yang Anda transfer terkena oleh malware yang mana membuat proses penyalinan jadi sulit serta lebih lama dari sebelumnya — antivirus berpengaruh karena saat menyalin file akan dijalankan scanning juga. Bila memang benar file terkena, maka antivirus akan mengkarantina alias menghapusnya sama sesuai pilihan yang Anda tentukan . Maka, kami anjurkan Anda pakai antivirus bawaan dibanding harus memakai antivirus pihak ke-3 .
  3. Cek kapabilitas penyimpanan
    Saat Anda mentransfer file, yakinkan drive tujuan Anda memiliki ruangan kosong yang lebih banyak dibanding drive sekarang. Bila drive memiliki ruangan penyimpanan semakin sedikit dibanding file yang akan ditransfer, maka Anda akan melihat keterangan jika penyimpanan tidak cukup.
  4. Up-date drivers
    Kamu perlu pastikan jika driver pada PC Windows Anda telah ada di tipe terbaru dan pada kondisi yang baik. Biasanya, pembaruan pada driver akan ikuti pembaruan Windows, jadi silahkan periksa pembaruan Windows (bila ada). Bila Anda tidak menyukai hal itu, Anda dapat memakai fitur Pembaruan Opsional yang disiapkan oleh Windows untuk memasang pembaruan driver perangkat tertentu.
  5. Optimalisasi hard drive punyamu
    Bila ada permasalahan dengan bagian file yang Anda salin, kemungkinan Anda akan menemukan permasalahan ini. Seharusnya Anda perlu menjalankan defragmenter pada ke-2 drive dan mengoptimalkannya untuk keahlian yang lebih bagus. Berikut beberapa langkahnya:

Pada search bar, tuliskan “Defragment”Lalu akan muncul program Defragment and Optimize Drives. Silahkan buka program itu Pilih drive yang ingin Anda optimalisasi selanjutnya klik Optimize 6. Non-aktifkan Remote Differential Compression
RDC alias Remote Differential Compression akan menyinkronkan informasi dengan sumber jarak jauh lewat jaringan. Kadang fitur ini akan mengakibatkan penundaan saat proses penyalinan, sehingga kita harus hilangkan masalah tersebut dengan menonaktifkan RDC pada Windows kita

Untuk menonaktifkan fitur ini, Anda dapat ikuti beberapa langkah berikut ini:

Dalam menu Start, ketik Turn Windows features on or off.Lalu klik hasilnya. Cari Remote Differential Compression API Support dan hapus centang pada kotak di sebelahnya. Klik OK untuk simpan perubahan. 7. Non-aktifkan Indexing of your drives
Terkadang, proses pengindeksan file pada drive dapat mengakibatkan permasalahan penyalinan file yang lamban alias alami macet di tengah-tengah jalan. Walau pengindeksan memungkinkan PC bekerja lebih bagus dengan membuat informasi drive dalam cache, tetapi hal itu bisa mengakibatkan keterlambatan pada proses penyalinan.

Oleh karena itu Anda perlu menonaktifkan pengindeksan dan melihat apa itu memperbaiki masalah. Untuk menonaktifkan pengindeksan file di Windows, Anda dapat ikuti beberapa langkah berikut:

Tekan Win+R untuk buka kotak Run. Tuliskan services.msc dan tekan Enter. Ini buka jendela Layanan. Temukan layanan Pencarian Windows dalam daftar dan klik kanan. Saat ini pilih Berhenti untuk menonaktifkan pengindeksan. 8. Format drive arah ke NTFS
Ada kemungkinan penyalinan file lamban alias macet di tengah-tengah jalan karena format hard drive pabrik. Oleh karena itu Anda perlu memformat drive tujuan dalam format NTFS secara manual untuk membetulkan masalah.

Untuk memformat drive tujuan dalam NTFS, silahkan turuti beberapa langkah berikut:

Klik kanan pada drive tempat Anda menyalin file dan klik Format di menu konteks — sebelumnya yakinkan informasi pada drive disalin di tempat lain. Seterusnya, pilih format NTFS dan janganlah lupa hapus centang pada kotak centang Format cepat. Selanjutnya, klik Mulai untuk memformat drive dalam format NTFS.

Leave a Comment